Ulama

suatu saat Imam ja’far As-Shiddiq sedang bersama budaknya, ketika itu budaknya sedang menuangkan air. Tanpa sengaja, Air menciprati pakaian Imam Ja’far. Beliau lalu memandang budaknya dengan tatapan kurang suka. Namun, sang budak buru-buru membaca potongan QS: Al-Imran Ayat 134 “(Wa Al-Kazhiminal Ghayzh)”, “dan orang-orang yang menahan marah”. 

Imam Ja’far berkata “Aku telah menahan amarahku kepadamu”. Sang budak melanjutkan, “(wa al-afina aninnas)”,”dan orang-orang yang memaafkan manusia”. Imam Ja’far pun berkata “aku telah memaafkanmu”.

Sang budak melanjutkan lagi “(wallahu yuhibbul muhsiniin)”, “Allah menyukai orang yang mengerjakan kebajikan”. ImaJa’far pun kembali berkat, “pergilah, engkau sekarang merdeka karena Allah, dan untukmu aku beri hartaku seribu dinar”. (lihat Bahru ad-dumu, hal 175)

Begitulah, imam Ja’far mengajarkan kepada kita, agar bersegera melaksanakan syariah.


wallahu a'lam.

Labels: