Di dalam banyak nash Al Quran maupun As-Sunnah, Allah 'Azza wa Jalla bukan hanya melaknat orang-orang musyrik dan kafir karena kesyirikan dan kekufuran mereka, tetapi juga melaknat para pelaku maksiat dari kalangan kaum Muslim. Sebagai Muslim, tentu kita sepatutnya sangat khawatir dan amat takut terhadap laknat Allah ini.

Siapa saja pelaku maksiat yang dilaknat Allah itu? Pertama: pemakan riba dan orang-orang yang terlibat di dalamnya. Kedua: pria yang menyerupai wanita atau sebaliknya. Ketiga: seseorang yang mencela/melaknat kedua orang tuanya. Keempat: orang yang menyembelih hewan bukan atas nama Allah.

Kelima: orang yang mengubah batas-batas (kepemilikan) tanah. Keenam: perempuan yang menyambung rambutnya (termasuk mengenakan wig/rambut palsu, pen.). Ketujuh: peminum khamr dan orang-orang yang berhubungan langsung dengan khamr. Kedelapan: orang-orang yang menjadikan kuburan para nabi sebagai masjid.

Kesembilan: orang yang menyerupai binatang. Kesepuluh: orang yang mengubah-ubah ciptaan Allah SWT, seperti: operasi mengubah kelamin atau operasi plastik semata-mata demi alasan penampilan atau kecantikan. Kesebelas: orang yang melakukan praktik kaum Nabi Luth (kaum homo atau lesbian, LGBT). Kedua belas: penyuap dan yang disuap. Ketiga belas: orang yang melaknat orang lain yang tidak layak untuk dilaknat.

Allah SWT pun melaknat mereka yang mengklaim dirinya bersih/suci, mereka yang mendustakan (ayat-ayat) Allah serta yang mengimani dan tunduk kepada thaghut.

Semoga kita dimudahkan dalam menjauhi amal orang-orang yang terlaknat tersebut. [risalahpos]

Labels: