Permadi Arya dkk

Dosen Filsafat Universitas Indonesia akan dilaporkan ke Polda Metro Jaya. Pelapornya adalah Permadi Arya alias Abu Janda, gara-gara pernyataan Rocky Gerung dalam acara siaran langsung Indonesia Lawyers Club (ILC) pada Selasa malam, 10 April 2018.

Abu Janda mengajukan saksi yakni Sektetaris Jenderal Cyber Indonesia, Jack Boyd Lapian dan anggota Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Guntur Romli. Menurut Jack, salah satu ucupan Rocky Gerung telah menyinggung keberadaan kitab suci.

“Kitab Suci itu fiksi dan masih ada lagi narasinya,” kata Jack Lapian sambil mencontohkan salah satu ucapan Rocky ketika di hubungi di Jakarta hari ini, Rabu 11 April 2018.

Menurut dia, Rocky melanggar pasal 28 Ayat 2 juncto Psal 45 Ayat 1 Undang-Undang Informasi dan Teknologi, yakni dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan /atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan suku, agama, ras dan antar golongan (SARA). Ancaman pidana pelanggaran ini maksimal 6 tahun penjara dan/atau denda maksimal 1 miliar.

Dikutip dari laman akun Twitter Permadi Arya, ia kembali menegaskan akan melaporkan Rocky Gerung.
si @rockygerung prof-nya org2 dungu bilang di ILC smua kitab suci (AlQuran,Injil,dll) adalah FIKSI. Para Penjahat Pembela Agama tdk akan teriak penistaan krn tdk ada manfaat politik. tapi sudah kena pasal kau.. tunggu kami di POLDA. hanya org dungu msh anggap anda prof stelah ini
— Permadi Arya (@permadiaktivis) April 11, 2018

Diketahui Permadi Arya dan Jack Lapian adalah pendukung loyal Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam Pilkada 2017. Jack Lapian pernah melaporkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam penataan Tanah Abang dan melaporkan Ahmad Dhani dengan tuduhan melakukan ujaran kebencian. [risalahpos]

Sumber : Tempo.co

Labels: ,