Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada tanggal 2 Mei, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI akan menggelar Nontton Bareng Film bersama masyarakat.

Melalui akun resmi @kemdikbud.ri diinformasikan film akan diputar pada tanggal 2 Mei 2018 di kantor Kemendikbud, Jakarta. Film seterusnya akan diputar di 6 kota lainnya.

Film yang dimaksud adalah Film Dilan 1990 dan Yo Wis Ben. Diketahui bahwa film Dilan 1990 sendiri berisikan pesan-pesan yang tidak mendidik. Nilai-nilai tersebut yakni pergaulan yang bebas, Geng Motor serta perkelahian.

Tugas Kemendikbud sendiri adalah menyelenggarakan pendidikan anak usia dini, pendidikan terhadap sekolah dasar dan menengah serta mendidik masyarakat. Sehingga agenda yang diselenggarakan di Hari Pendidikan ini dinilai tidak etis dan tidak mencerminkan nili-nilai pendidikan.

salah satu netizen mengomentri event ini, akun @ariefsyu menulis ”ternyata generasi micin itu diciptakan. Disatu sisi, para guru mati-matian mendidik anak untuk tumbuh tanpa terpapar budaya pacaran yang mengarah pada seks bebas.....eh yang diatas malah ngajakin nobar dilan!”.

Sementara akun @dwikialfiansyah menulis “memperingati hari pendidikan tapi nontonnya dilan? Didalam film itu emang apa yang membuat masyarakat terdidik? Bagaimana cara berpacaran yang baik dan benar? Atau bagaimana cara masuk geng motor dan berkelahi dengan benar?..........” [risalahpos.com]

Labels: ,