Muhammad bin Salman, (aljazeera.net)

Putra Mahkota Arab Saudi Muhammad bin Salman mengatakan Arab Saudi mempunyai banyak kepentingan dengan Israel, Ia menggambarkan perekonomiannya yang kuat dibandingkan dengan ukuran wilayahnya.

"Dalam hal perdamaian, akan ada banyak kepentingan antara Israel dan negara-negara Teluk dan negara-negara seperti Mesir dan Yordania," katanya dalam wawancara seperti yang dilansir majalah The Atlantic.

Menanggapi pertanyaan tentang apakah dia setuju pada hak orang Israel untuk mendapatkan bagian dari tanah di Palestina, Mohammad bin Salman mengatakan dia percaya bahwa Palestina dan Israel memiliki hak untuk hidup di tanah mereka.

Pangeran Mahkota Saudi membantah bahwa dia memiliki keberatan terhadap keberadaan setiap orang, ia menekankan bahwa dia hanya peduli tentang Masjid Al Aqsa dan hak-hak rakyat Palestina.

Anak dari raja Salman tersebut juga menyoroti rezim Iran, Ikhwanul Muslimin, al-Qaeda yang ia sebut sebagai segitiga kejahatan, yang mencoba memanipulasi umat Islam dengan tujuan mendirikan kerajaan Islam, katanya.

Wawancara dilakukan pada hari-hari terakhir dari kunjungan dua minggu ke Amerika Serikat untuk berkunjung ke Presiden AS Donald Trump dan pejabat politik AS.

Dia juga bertemu dengan para pemimpin Yahudi, termasuk kepala Komite Urusan Publik Israel Amerika (AIPAC), Federasi Yahudi Amerika Utara, Liga Anti-Pencemaran, organisasi dunia untuk pertahanan orang yahudi. [risalahpos.com]

Sumber : aljazeera.net

Labels: ,